The Gate Of Heaven
Book Cover

The Gate Of Heaven

by R.h. Fitriadi

Est. 6h 55m 450 Pages 248 reading now
Prologue
Kisah ini didasari dari fakta akurat dan perkembangan harian situasi di gaza. Lokasi tempat dan situasi kejadian seratus persen Nyata. Sebagian nama pelaku benar adanya, dan tulisan ini juga mengarah kepada suatu kebenaran yang paling nyata.Persaudaraan adalah sebuah kata yang tak pernah lepas dari kehidupan seorang anak manusia. Persaudaraan menjadi lambang keterikatan antara seseorang dengan yang lainnya. Persaudaraan adalah lambang kebaikan moral yang tak pernah mengenal waktu dan tempat. Persaudaraan akan memecah keangkuhan dan kesombongan yang bersemayam dalam hati.Persaudaraan menjadikan kehidupan lebih bermakna tanpa kezoliman dan penindasan tak beralasan. Persaudaraan merupakan tali yang mengikat rasa kebersamaan. Ia merupakan kunci untuk membuka hati selapang-lapangnya, seluar samudera yang terhampar, seluas langit dan bumi yang begitu kokoh, untuk menerima siapapun yang ingin menjalin ikatan itu. Persaudaraan tak mengenal momen, kalau ada sesuatu yang sangat dibutuhkan, barulah ia menjulurkan tali pengikat itu. Tidak! Bukan itulah hakikat persaudaraan yang menenteramkan jiwa, tapi ia adalah pengikat di setiap tempat, waktu, dan siapapun yang bersungguh-sungguh menginginkannya. Itulah yang dicoba dihadirkan oleh saudara kita R.h. Fitriadi, dalam novelnya yang berjudul The Gate of Heaven.Di salah satu bagian negeri Arab, tepatnya di Kota Gaza, Palestina. Jalur Gaza siaga satu, bergejolak! Israel kembali datang setelah agresi 27 Desember 2008. Agresi militer yang begitu membabi buta. Operasi Cast Lead II siap digelar, operasi yang akan tercatat dalam lembaran sejarah sebagai operasi terbesar sepanjang abad ini. Sebuah operasi untuk menebus kegagalan meluluh-lantakkan tanah yang diperintah oleh pejuang HAMAS.Tak mau menanggung malu lagi, karena semua mata dunia tertuju kepadanya, ratusan unit pesawat tempur berbagai ragam jenisnya dan tank canggih menyertai 112.000 personil pasukan darat Israel. Keyakinan Israel membuncah, beriring aktivitas mata-mata, Shin Bet, yang telah terlatih oleh Israel, di Gaza dan restu para pemimpin negara maju.Ladang pembantaian rakyat tak berdosa siap hadir di depan mata, pembantaian yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun yang masih memiliki akal sehat dan nurani yang benar sebagai manusia. Ribuan penduduk Gaza terus menghitung jam sebelum mesiu Israel mengamuk tanpa ampun. Amuk serbuan yang mempercepat antrian panjang rakyat sipil Gaza, perpisahan keluarga tercinta, egoisme penguasa Mesir akibat tekanan Israel, perjuangan gigih relawan Indonesia di jalur perbatasan, hingga derita batin keluarga Palestina mata-mata Israel.Namun, nun di lorong dan terowongan tersembunyi, para pejuang Palestina berhimpun. Sekelompok ilmuan di sebuah tempat di Asia tenggara, turut berjibaku di balik layar komputer. Menyatukan kekuatan, mengatur taktik bertempur yang siap mengejutkan lawan. Sebuah pertempuran tak berimbang dalam persenjataan tak menyiutkan nyali.The Gate of Heaven. Gabungan kata yang memiliki ketinggian makna, seakan-akan menyimpan sebuah rahasia yang sangat besar di baliknya. The Gate of Heaven, judul yang sangat menarik minat pembacanya, karena sangat sesuai dengan apa yang ada dalam kandungannya. Di tengah-tengah semaraknya novel-novel yang dihadirkan dengan judul yang berkenaan dengan cinta dan kasih saying, pengarang dapat menghadirkan novel dengan judul The Gate of Heaven, namun sangat menggugah jiwa-jiwa yang memiliki semangat perjuangan. Karakter yang dilekatkan pada kaum Yahudi sangatlah cocok dengan realitanya. Kecongkakan, keangkuhan, dan kesombongan yang begitu besar, ternyata menyimpan kecemasan yang sangat menghantui mereka. Keyakinan yang begitu kokoh awalnya, untuk memenangkan peperangan dengan berbagai jenis pesawat tempur dan tank canggih, mengiringi 112.000 pasukan darat, terbantahkan dengan fenomena tragis yang mereka alami di medan pertempuran. Pasukan mujahidin, walaupun dengan persenjataan tak menyiutkan nyali tentara Israel, mampu melebihi kekuatan yang dimiliki oleh tentara Israel, dengan taktik bertempur yang mengejutkan dan tak disangka-sangka oleh Israel sebelumnya. Tampaklah, siapa yang lebih pandai memutar-mutar dan mengotak-atik strategi untuk menciptakan kemenangan yang membanggakan. Inilah yang disebut sebagai sebuah “perang urat syaraf”. Di sini kekuatan yang sangat besar tak terlalu berarti, tapi bagaimana memanfaatkan segala kemungkinan yang ada. Itulah yang paling dibutuhkan.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra ornare, eros dolor interdum nulla, ut commodo diam libero vitae erat. Aenean faucibus nibh et justo cursus id rutrum lorem imperdiet. Nunc ut sem vitae risus tristique posuere.

Vivamus suscipit tortor eget felis porttitor volutpat. Curabitur arcu erat, accumsan id imperdiet et, porttitor at sem. Vestibulum ac diam sit amet quam vehicula elementum sed sit amet dui. Donec rutrum congue leo eget malesuada.
Pellentesque in ipsum id orci porta dapibus. Sed porttitor lectus nibh. Nulla quis lorem ut libero malesuada feugiat. Mauris blandit aliquet elit, eget tincidunt nibh pulvinar a. Donec rutrum congue leo eget malesuada.

Read the Full Book

Register for a free membership to continue reading The Gate Of Heaven and gain unlimited access to our entire library.

Continue Reading

Secure & Ad-Free Experience