Ratapan Tanah Air
Book Cover

Ratapan Tanah Air

by Alan Paton

Est. 5h 24m 364 Pages 222 reading now
Prologue
Ratapan Tanah Air, novel dari tahun 1948 ini paling lama dikenang orang. Bukan hanya karena kesempurnaannya mengikuti pola-pola cara penulisan novel modern.... Novel ini berdiri sendiri, dengan gaya tersendiri.Suatu kisah yang amat mengharukan dan menggetarkan jiwa, sebuah wahyu, sebuah mazmur yang telah menawan hati seluruh Afrika, bahkan seluruh dunia. Belum pernah ada buku seperti ini yang begitu menawan hati dan bersifat universal.Setahun kemudian setelah penerbitannya yang pertama tahun 1948, buku ini telah mengalami cetak ulang yang kesebelas. Sampai tahun 1959 di Amerika Serikat saja terjual habis 2,000,000 kopi. (Lewis Gannet)Selama 40 tahun terakhir ini berita-berita mengenai perjuangan kemerdekaan di Afrika Selatan memenuhi halaman-halaman surat-surat kabar sedunia. Apa sebenarnya yang terjadi di sana? Novel Ratapan Tanah Air ini akan memberi jawabannya.Keserakahan orang kulit putih tidak terbatas hanya menguasai pertambangan dan industri, tetapi juga merebut tanah-tanah pertanian yang terbaik. Petani-petani kulit hitam terdesak dan terjadilah pengrusakan tanah dan lingkungan hidup. Karena makin ciutnya tanah yang dimiliki orang kulit hitam, urbanisasi semakin hebat. Ini strategi kulit putih untuk memperoleh tenaga buruh murah. Pelacuran, minuman keras, dan perjudian digalakkan, yang menghancurkan sendi-sendi tradisi dan adat-istiadat masyarakat bangsa kulit hitam.Buku ini mengungkapkan kelicikan-kelicikan dan kejahatan-kejahatan kulit putih di Afrika Selatan, sekaligus juga tentang.... 'kebaikan-kebaikannya'.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra ornare, eros dolor interdum nulla, ut commodo diam libero vitae erat. Aenean faucibus nibh et justo cursus id rutrum lorem imperdiet. Nunc ut sem vitae risus tristique posuere.

Vivamus suscipit tortor eget felis porttitor volutpat. Curabitur arcu erat, accumsan id imperdiet et, porttitor at sem. Vestibulum ac diam sit amet quam vehicula elementum sed sit amet dui. Donec rutrum congue leo eget malesuada.
Pellentesque in ipsum id orci porta dapibus. Sed porttitor lectus nibh. Nulla quis lorem ut libero malesuada feugiat. Mauris blandit aliquet elit, eget tincidunt nibh pulvinar a. Donec rutrum congue leo eget malesuada.

Read the Full Book

Register for a free membership to continue reading Ratapan Tanah Air and gain unlimited access to our entire library.

Continue Reading

Secure & Ad-Free Experience