Prologue
Aku adalah rumah kosong yang lega udara. Di mana pintuku lama tertutup, banyak orang yang mengetuk dan hanya kau yang aku persilakan masuk.Layaknya rumah yang menanti lama tuannya pulang. Aku sangat bahagia ketika kau datang. Hatiku telah berdebu, kaulah yang berhasil membuatnya kembali menggebu. Bersamamu antusiasku jadi tak karuan, merasa kau yang selama ini aku cari. - Sebelum ternyata, tujuanmu sebenarnya bukanlah aku.Teruntuk diriku, menyerah dan sadarlah, mundur secara perlahan. Karena dia yang kini sedang kau perjuangkan dan harapankan, lebih memilih memperjuangkan dan mengharapkan seseorang yang lain. Biarkan dia bahagia, meski harus tersiksa karena bukan dirimu penyebabnya. Jatuh cinta lah secara dewasa, tanpa memaksa untuk bersama, tanpa perlu diketahuinya.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra ornare, eros dolor interdum nulla, ut commodo diam libero vitae erat. Aenean faucibus nibh et justo cursus id rutrum lorem imperdiet. Nunc ut sem vitae risus tristique posuere.
Vivamus suscipit tortor eget felis porttitor volutpat. Curabitur arcu erat, accumsan id imperdiet et, porttitor at sem. Vestibulum ac diam sit amet quam vehicula elementum sed sit amet dui. Donec rutrum congue leo eget malesuada.
Pellentesque in ipsum id orci porta dapibus. Sed porttitor lectus nibh. Nulla quis lorem ut libero malesuada feugiat. Mauris blandit aliquet elit, eget tincidunt nibh pulvinar a. Donec rutrum congue leo eget malesuada.
Read the Full Book
Register for a free membership to continue reading Aku Titip Dia, Ya! and gain unlimited access to our entire library.
Continue Reading
Secure & Ad-Free Experience