Sang Penakluk Kutukan
Book Cover

Sang Penakluk Kutukan

by Arul Chandrana

Est. 8h 22m 292 Pages 257 reading now
Prologue
Sosok itu memiliki rambut yang tumbuh jarang-jarang. Salah satu telinganya memiliki ukuran yang jauh lebih kecil karena mengerut. Dan wajahnya… wajah itu rusak seluruhnya. Tidak ada alis atau bulu mata di sana. Hidungnya berpilin, bibirnya bengkak dan keriput, serta mulutnya serupa seringai seperti gambar patung Batara Kala di buku pelajaran. Di pipi yang berkerut kasar, terdapat banyak cekungan. Kemudian, sebuah pikiran menyergap benak Ranti, “Inikah Akdong? Makhluk terkutuk yang diusir dari desa sepuluh tahun lalu?”***Ranti tidak pernah berharap bahwa dia akan bertemu dengan Akdong yang ditakuti penduduk desa, dibenci, dihindari, dan diyakini sebagai sumber dari segala malapetaka. Akdong adalah makhluk kutukan yang telah diusir satu dekade lalu dari desa, dan pertemuan Ranti hari itu akan menjadi awal tragedi berikutnya bagi penduduk Desa Kumalasa.Sang Penakluk Kutukan bercerita tentang kebencian yang diwariskan, desas-desus yang meracuni, raja jin dan kekuasaannya, persahabatan dan pengkhianatan, keluarga dan permusuhan, serta tentu saja kutukan dan perlawanan. Semua itu bermula dari perjalanan seorang gadis kecil menuju salah satu pantai terbaik di dunia, Pantai Labbhuan.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra ornare, eros dolor interdum nulla, ut commodo diam libero vitae erat. Aenean faucibus nibh et justo cursus id rutrum lorem imperdiet. Nunc ut sem vitae risus tristique posuere.

Vivamus suscipit tortor eget felis porttitor volutpat. Curabitur arcu erat, accumsan id imperdiet et, porttitor at sem. Vestibulum ac diam sit amet quam vehicula elementum sed sit amet dui. Donec rutrum congue leo eget malesuada.
Pellentesque in ipsum id orci porta dapibus. Sed porttitor lectus nibh. Nulla quis lorem ut libero malesuada feugiat. Mauris blandit aliquet elit, eget tincidunt nibh pulvinar a. Donec rutrum congue leo eget malesuada.

Read the Full Book

Register for a free membership to continue reading Sang Penakluk Kutukan and gain unlimited access to our entire library.

Continue Reading

Secure & Ad-Free Experience