Gorontalo: Antara Teluk Tomini dan Laut Sulawesi
Book Cover

Gorontalo: Antara Teluk Tomini dan Laut Sulawesi

by Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan

Est. 8h 30m 427 Pages 443 reading now
Prologue
Di Provinsi Gorontalo terdapat 123 pulau-pulau kecil yang tersebar di tiga kabupaten. Beraneka ragam potensi sumber daya hayatinya dapat ditemui seperti ekosistem terumbu karang, mangrove, dan padang lamun. Potensi lainnya adalah berbagai jenis flora dan fauna serta keunikan adat istiadat dan sejarah masyarakat lokal. Pulau-pulau kecil ini terdapat di perairan Teluk Tomini dan perairan Laut Sulawesi, sebagian pulau berpenduduk dan yang lainnya tidak berpenduduk. Semenanjung Gorontalo tercatat dalam sejarah sudah terbentuk kurang lebih 1.300 tahun lalu. Indikatornya adalah berdirinya Kerajaan Suwawa pada sekitar tahun 700 masehi atau sekitar abad kedelapan. Ini juga diperkuat dengan ditemukannya makam para raja di tepian Sungai Bulawa. Selain itu, makam salah seorang Raja Suwawa, yaitu Raja Moluadu juga ditemukan di hulu Sungai Bone. Makam Raja Moluadu ini berdampingan dengan makam istri dan anaknya. Peran Gorontalo dalam penyebaran agama Islam di Indonesia Timur juga sangat kuat, selain Ternate dan Bone. Penyebaran agama yang berkembang di Gorontalo pun membuka Gorontalo menjadi pusat pendidikan dan perdagangan. Gorontalo menjadi pusat pendidikan dan perdagangan karena letaknya yang strategis; di bagian selatan menghadap Teluk Tomini, dan di bagian utara, Gorontalo menghadap Laut Sulawesi. Ribuan pulau kecil Nusantara yang tersebar dan menguntai dari Pulau Rondo (Aceh) sampai Pulau Kolepom, Kab. Merauke (Papua), dari Pulau Miangas (Sulut) sampai Pulau Rote (NTT) merupakan potensi Bangsa Indonesia yang perlu dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan. Kementerian Kelautan dan Perikanan senantiasa memberikan perhatian penuh dalam pengelolaan pulau-pulau kecil baik terkait pemberdayaan masyarakat, penyediaan infrastruktur dasar, perbaikan lingkungan dan fasilitasi investasi di pulau-pulau kecil. Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan.Ensiklopedia ini berperan menghidup-hidupkan budaya maritim, tidak selesai sebagai wacana dengan menunjukkan data dua pertiga wilayah NKRI adalah air, tetapi juga membangun kecintaan pada isi dapur Indonesia. Jakob Oetama, Pemimpin Umum Kompas
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra ornare, eros dolor interdum nulla, ut commodo diam libero vitae erat. Aenean faucibus nibh et justo cursus id rutrum lorem imperdiet. Nunc ut sem vitae risus tristique posuere.

Vivamus suscipit tortor eget felis porttitor volutpat. Curabitur arcu erat, accumsan id imperdiet et, porttitor at sem. Vestibulum ac diam sit amet quam vehicula elementum sed sit amet dui. Donec rutrum congue leo eget malesuada.
Pellentesque in ipsum id orci porta dapibus. Sed porttitor lectus nibh. Nulla quis lorem ut libero malesuada feugiat. Mauris blandit aliquet elit, eget tincidunt nibh pulvinar a. Donec rutrum congue leo eget malesuada.

Read the Full Book

Register for a free membership to continue reading Gorontalo: Antara Teluk Tomini dan Laut Sulawesi and gain unlimited access to our entire library.

Continue Reading

Secure & Ad-Free Experience