Prologue
Bersama dua anak kandungnya yang tak dapat kita tolak kelahirannya, kebebasan dan HAM, arus modernitas terus bergerak cepat ke depan. Sementara, umat Islam tetap berada dalam keadaan stagnan. Akibatya, realitas kebudayaan kaum Muslimin di seluruh dunia termarginalisasi. Tradisi dan kebiasaan-kebiasaan mereka dicabik-cabik dan digerus oleh proses modernitas. Bahkan, di banyak negara Islam, umat Islam menjadi sasaran pembodohan dan pemiskinan bangsa-bangsa maju.Lantas, bagaimana kaum muslimin menjawab klaim diri bahwa “Islam adalah unggul dan tak bisa diungguli”, di tengah amuk gelombang paling gila bernama modernisme itu? Bagaimana pula kaum muslimin dapat membuktikan klaim bahwa “Hukum Islam itu selaras dengan perkembangan zaman”?Buku ini merekam dengan sangat baik dinamika pemikiran Islam tradisional, yaitu kalangan intelektual muda NU dan pesantren, di tengah gempuran dahsyat modernisme dalam satu dasawarsa ini. Realitas-realitas yang terjadi di kalangan kaum Muslimin tersebut ditatap dengan tajam dan keprihatinan yang penuh oleh generasi muda yang progresif itu. Semua itu dilakukan dalam rangka agar kaum Muslimin mampu berdiri tegak di atas kaki agama Islam di tengah cengkeraman modernisme.Selamat membaca!
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra ornare, eros dolor interdum nulla, ut commodo diam libero vitae erat. Aenean faucibus nibh et justo cursus id rutrum lorem imperdiet. Nunc ut sem vitae risus tristique posuere.
Vivamus suscipit tortor eget felis porttitor volutpat. Curabitur arcu erat, accumsan id imperdiet et, porttitor at sem. Vestibulum ac diam sit amet quam vehicula elementum sed sit amet dui. Donec rutrum congue leo eget malesuada.
Pellentesque in ipsum id orci porta dapibus. Sed porttitor lectus nibh. Nulla quis lorem ut libero malesuada feugiat. Mauris blandit aliquet elit, eget tincidunt nibh pulvinar a. Donec rutrum congue leo eget malesuada.
Read the Full Book
Register for a free membership to continue reading Islam Tradisional yang Terus Bergerak and gain unlimited access to our entire library.
Continue Reading
Secure & Ad-Free Experience