Prologue
“Islam sebagai agama formal yang dibawa melalui fisik Nabi Muhammad adalah wadah (bersifat netral). Islam dalam bentuk kepasrahan total dan keterleburan diri Nur Muhammad (universal) adalah isi. Syekh Siti Jenar menghendaki dan mengajarkan al-Islam sebagai isi yang mempengaruhi jasad-fisik sebagai wadah, bukan isi yang diwarnai oleh wadah” (Intuisi mistik yang diperoleh penulis, ketika melakukan ziarah spiritual kepada Syekh Siti Jenar, Ahad 1 Muharram 1425 H/22 Pebruari 2004).Mencapai tahapan ma’rifatullah, dan kondisi selalu bersama Allah (ma’iyyatullah), apalagi anugerah untuk bisa “melihat” dan “berpadu” dengan Allah dalam alam keabadian setelah mati, menjadi dambaan dan harapan hampir semua umat manusia. Sehingga berbagai cara ditempuh untuk itu. Dalam konteks buku ini, perjalanan spiritual tersebut, lebih diarahkan pada manifestasi pengalaman manunggaling kawula-Gusti, buah spiritual dari Syekh Siti Jenar.Islam menyediakan kerangka utuh untuk hal tersebut, yaitu konsep dasar iman, islam, dan ihsan. Dalam dunia tasawuf, ketiga kerangka keagamaan tersebut diaplikasi dalam doktrin kemanunggalan syari’at, thariqah, ma’rifat, dan hakekat. Namun pusat dari empat doktrin sufi itu adalah ma’rifatullah.Telah banyak buku tasawuf beredar, dan banyak pula seminar, pelatihan, serta kursus tentang ma’rifatullah. Buku-buku dan even-even kesufian telah mampu menarik banyak minat kaum muslim Indonesia dewasa ini, yang memang sedang mengalami kegersangan spiritual. Kosmos ruhani bangsa kita gersang, dan kering kerontang dan kesejukan batiniah. Dunia keagamaan kita ternyata masih miskin dalam menghadirkan inti dan esensi keagamaannya.Tetapi, setelah membaca berbagai buku sufi, serta banyak mengikuti forum seminar dan pelatihan, ternyata masih banyak keluhan, bahwa yang didapatkan juga tidak lebih dari teori-teori yang berulang. Kalaupun ada hasil, sifatnya instan dan sementara. Sehingga banyak orang yang mendambakan hadirnya tuntunan praktis, yang dapat memberikan pelatihan langsung, serta imbas dan efek yang bersifat selamanya.Terdorong oleh keinginan untuk ikut berbagai pengetahuan dan pengalaman tentang ma’rifatullah, maka penulis sengaja menyusun buku “Ajaran Ma’rifat Kemanunggalan Syekh Siti Jenar” ini, dengan pijakan dasar, sebagai bahan bacaan yang sekaligus dapat dilaksanakan secara aplikatif-praktis bagi perjalanan ruhani menuju Allah.Buku ini penulis susun dengan meramukan berbagai pengetahuan kesufian, pengalaman keruhanian real, dan juga terutama konsep kesufian Syekh Siti Jenar dengan puncak pengalamannya, manunggaling kawula-Gusti. Ma’rifat tidak bisa difahami hanya dalam teori semata, tetapi lebih merupakan pengalaman spiritual langsung. Buku ini akan membawa anda ke samudera perjalanan dan pengalaman spiritual tersebut, yang dapat anda praktikkan setiap saat.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra ornare, eros dolor interdum nulla, ut commodo diam libero vitae erat. Aenean faucibus nibh et justo cursus id rutrum lorem imperdiet. Nunc ut sem vitae risus tristique posuere.
Vivamus suscipit tortor eget felis porttitor volutpat. Curabitur arcu erat, accumsan id imperdiet et, porttitor at sem. Vestibulum ac diam sit amet quam vehicula elementum sed sit amet dui. Donec rutrum congue leo eget malesuada.
Pellentesque in ipsum id orci porta dapibus. Sed porttitor lectus nibh. Nulla quis lorem ut libero malesuada feugiat. Mauris blandit aliquet elit, eget tincidunt nibh pulvinar a. Donec rutrum congue leo eget malesuada.
Read the Full Book
Register for a free membership to continue reading Ajaran Ma'rifat Syekh Siti Jenar and gain unlimited access to our entire library.
Continue Reading
Secure & Ad-Free Experience